MenguraiFakta – Interaksi antara pedagang dan pembeli terlihat jelas dalam aktivitas pasar pagi di Kota Tegal. Pasar tradisional ini masih menjadi pilihan utama masyarakat untuk berbelanja kebutuhan pokok. Seseorang sedang mendorong becak yang ditumpangi oleh seorang ibu-ibu yang sedang memangku keranjang dagangannya. (10/1/26) Seorang pedagang melayani pembeli di lapaknya di tengah suasana pasar pagi yang tetap hidup dengan aktivitas warga. (10/1/26) Pedagang yang sedang menyiapkan dagangannya yang untuk dijual, sembari mengobrol bersama rekannya. (10/1/26) Pedagang yang sedang melayani pembeli sembari mengobrol santai. (10/1/26) Seseorang yang sedang menarik gerobak dagangan. (5/1/26)
Sumber https://share.google/66dp1Mi1GGqnjIYhV Di sebuah taman kanak-kanak di Randusanga Kulon, Brebes, anak-anak PAUD belajar sambil bermain. Beberapa dari mereka asyik menyusun balok, sementara yang lain sedang bercerita dengan teman-teman mereka. Di tempat yang sederhana ini, dasar pendidikan mulai dibangun sejak usia dini. Di balik aktivitas tersebut, guru PAUD bernama Elly menyampaikan pendapatnya mengenai rencana pemerintah untuk memasukkan PAUD ke dalam program Wajib Belajar 13 Tahun. TK Aisyiyah Bustanul Athfal Randusanga Kulon adalah salah satu lembaga PAUD yang terdaftar dalam data pendidikan nasional. Sekolah ini dipimpin oleh Kepala Sekolah Fitriya Ningsih, yang selama ini mendampingi anak-anak usia dini dalam proses belajar sebelum melanjutkan ke sekolah dasar. Bagi Elly, gagasan tentang PAUD yang masuk dalam Wajib Belajar 13 Tahun bukan hanya sekadar menambah satu tahun pendidikan. Ia berpendapat bahwa kebijakan ini menyentuh aspek paling mendasar dalam pendidikan, ya...